Tampilkan postingan dengan label darah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label darah. Tampilkan semua postingan

Selasa, 31 Maret 2015

19 Fakta Menarik Tentang Darah

19 Fakta Menarik Tentang Darah – Jika sebelumnya kita telah membahas mengenai manfaat donor darah, pada artikel kali ini kami akan menyajikan fakta fakta menarik tentang darah. Darah adalah cairan yang terdapat pada semua makhluk hidup (kecuali tumbuhan) tingkat tinggi yang berfungsi mengirimkan zat-zat dan oksigen yang dibutuhkan oleh jaringan tubuh, mengangkut bahan-bahan kimia hasil metabolisme, dan juga sebagai pertahanan tubuh terhadap virus atau bakteri. Pada manusia, darah brwarna merah, antara merah terang apabila kaya oksigen sampai merah tua apabila kekurangan oksigen. Warna merah pada darah disebabkan oleh hemoglobin, protein pernapasan (respiratory protein) yang mengandung besi dalam bentuk heme, yang merupakan tempat terikatnya molekul-molekul oksigen. Untuk lebh jelasnya, berikut fakta menarik tentang darah.


19 fakta menarik tentang darah 19 fakta menarik tentang darah


19 Fakta Menarik Tentang Darah


  1. Satu kantung/labu darah yang kita sumbangkan, rata-rata bisa menyumbang untuk 3 kehidupan (tambahan: dan hanya awet selama 28 hari/ 4 minggu)

  2. Orang dewasa yang sehat minimal 17 tahun, dan setidaknya mempunyai berat 110 lbs (+/- 45 kg), dapat menyumbangkan sekitar satu labu setiap 56 hari, atau setiap dua bulan.

  3. Empat utama sel darah merah tipe: A, B, AB dan O. RH faktor bisa positif atau negatif. AB merupakan penerima universal; O negatif adalah universal donor sel darah merah.

  4. Satu unit darah dapat dipisahkan menjadi beberapa komponen: sel darah merah, plasma, platelets dan cryoprecipitate.

  5. Sel darah merah membawa oksigen ke organ-organ tubuh dan jaringan. Sel darah merah tinggal sekitar 120 hari dalam sistem peredaran darah.

  6. Platelets mempromosikan darah dan memberi mereka yang leukemia dan kanker lainnya kesempatan untuk hidup.

  7. Plasma adalah kuning pucat campuran air, protein dan garam. Plasma, yang 90 persen air, membuat sampai 55 persen dari volume darah.

  8. 42 hari: lamanya sel darah merah dapat disimpan. Lima hari: lamanya platelets dapat disimpan. Satu tahun: lamanya plasma beku dapat disimpan. (ini masih menjadi perdebatan karena di Indonesia usia penyimpanan Sel darah merah itu hanya 28 hari atau sekitar 4 minggu)

  9. Anak-anak yang dirawat untuk kanker, bayi prematur dan anak-anak yang memerlukan operasi jantung dan darah platelets dari donor dengan berbagai jenis, khususnya jenis O.

  10. Pasien penderita kurang darah memerlukan transfusi darah untuk meningkatkan tingkat sel darah merah. Kanker, transplantasi dan trauma pasien, serta pasien yang menjalani operasi jantung terbuka memerlukan platelet transfusions untuk bertahan hidup.

  11. Tes tigabelas (11 untuk penyakit menular) yang dilakukan pada setiap unit darah yang disumbangkan

  12. 17 persen dari non-donor memberikan alasan “never thought about it” sebagai alasan utama untuk tidak menjadi donor, sedangkan 15 persen mengatakan mereka sudah terlalu sibuk.

  13. # 1 alasan donor darah mereka berikan adalah karena mereka “ingin membantu orang lain.“

  14. Jika semua memberi donor darah tiga kali dalam setahun, kekurangan darah akan menjadi peristiwa langka di dunia ini.

  15. 46,5 gallons: jumlah darah yang dapat disumbangkan jika anda mulai pada usia 17 dan donasi setiap 56 hari hingga mencapai 79 tahun.

  16. Empat langkah mudah untuk menyumbangkan darah: sejarah medis, tes fisik cepat, donor dan makanan ringan.

  17. Donor darah biasanya hanya memakan waktu sekitar 10 menit (namun bisa memperpanjang nyawa yang membutuhkan, selama bertahun2 lagi). Seluruh proses – mulai dari waktu anda masuk ke waktu yang meninggalkan – berlangsung sekitar satu jam. Setelah menyumbangkan darah, tubuh anda mengganti cairan dalam 1 jam dan sel darah merah dalam waktu empat minggu. Delapan bulan yang diperlukan untuk mengembalikan besi hilang setelah sumbangan.

  18. Darah membuat sampai sekitar 7 persen dari berat badan Anda. Memberikan darah tidak akan menurunkan kekuatan.

  19. Anda mendapat cek kesehatan gratis pada saat anda menyumbangkan darah

Demikianlah 19 fakta menarik mengenai darah. Baca Juga manfaat donor darah bagi kesehatan tubuh. Semoga info kali ini bisa menginspirasi anda untuk melakukan donor darah guna membantu sesama. Salam…!! ^^



19 Fakta Menarik Tentang Darah

9 Manfaat Donor Darah Bagi Kesehatan Tubuh

9 Manfaat Donor Darah Bagi Kesehatan Tubuh – Donor darah merupakan proses pengambilan sebagian darah yang kita miliki yang disumbangkan dan disimpan di bank darah yang sewaktu-waktu dapat dipakai untuk transfusi darah. Donor darah identik dengan kegiatan amal untuk membantu sesama atau orang-orang yang membutuhkan transfusi darah tapi sebenarnya donor darah tidak hanya memberikan manfaat bagi orang yang membutuhkan, tetapi juga memberikan manfaat bagi sang pendonor.


Untuk mendonorkan darah, tentunya ada persyaratan yang harus dipenuhi diantaranya :


1. Berat badan minimal 45 Kg

2. temperatur tubuh : 36,6 – 37,5 derajat Celcius

3. Jumlah Penyumbangan pertahun paling banyak lima kali dengan jarak penyumbangan sekurang-kurangnya tiga bulan. Keadaan ini harus sesuai dengan keadaan donor

4. Denyut nadi teratur yaitu sekitar 50 – 100 kali / menit

5. Tekanan darah baik yaitu sistole + 110 – 160 mmHg, diastole = 70 – 100 mmHg

6. Umur 17-60 tahun (usia 17 tahun diperbolehkan jika disertai izin tertulis dari orang tua)

7. Hemoglobin minimal 12,5 gram


manfaat donor darah bagi kesehatan tubuh manfaat donor darah bagi kesehatan tubuh


Selain beberapa persyaratan diatas, ada beberapa hal yang menyebabkan seseorang tidak boleh mendonorkan darah. Seseorang tidak boleh menjadi donor darah pada keadaan :


  • Pernah menderita hepatitis B

  • Dalam jangka waktu enam bulan sesudah kontak erat dengan penderita hepatitis

  • Dalam jangka waktu enam bulan sesudah transfusi

  • Dalam jangka waktu enam bulan sesudah tato/tindik telinga

  • Dalam jangka waktu 72 jam sesudah operasi gigi

  • Dalam jangka waktu enam bulan sesudah operasi kecil

  • Dalam jangka waktu 12 bulan sesudah operasi besar

  • Dalam jangka waktu 24 jam sesudah vaksinasi polio, influenza, kolera, tetanus dipteria, atau profilaksis

  • Dalam jangka waktu dua minggu sesudah vaksinasi virus hidup parotitis epidemica, measles, dan tetanus toxin

  • Dalam jangka waktu satu tahun sesudah injeksi terakhir imunisasi rabies therapeutic

  • Dalam jangka waktu satu minggu sesudah gejala alergi menghilang

  • Dalam jangka waktu satu tahun sesudah transplantasi kulit

  • Sedang hamil dan dalam jangka waktu enam bulan sesudah persalinan

  • Sedang menyusui

  • Ketergantungan obat

  • Alkoholisme akut dan kronis

  • Mengidap Sifilis

  • Menderita tuberkulosis secara klinis

  • Menderita epilepsi dan sering kejang

  • Menderita penyakit kulit pada vena (pembuluh darah balik) yang akan ditusuk

  • Mempunyai kecenderungan perdarahan atau penyakit darah, misalnya kekurangan G6PD, thalasemia, dan polibetemiavera

  • Seseorang yang termasuk kelompok masyarakat yang berisiko tinggi mendapatkan HIV/AIDS (homoseks, morfinis, berganti-ganti pasangan seks, dan pemakai jarum suntik tidak steril)

  • Pengidap HIV/ AIDS menurut hasil pemeriksaan saat donor darah.

Bagi  sejumlah orang mungkin akan merasakan sakit dan lelah sehabis mendonor darah. Namun kenyataannya sakit dan lelah yang dirasakan itu hanyalah perasaan sesaat. Tentunya hal itu akan senbanding dengan manfaat yang diperoleh tubuh kita dari dari kegiatan mendonor darah tersebut. Lalu apa saja manfaat donor darah bagi kesehatan tubuh? Berikut ulasannya :


9 Manfaat Donor Darah Bagi Kesehatan Tubuh


manfaat donor darah bagi kesehatan tubuh manfaat donor darah bagi kesehatan tubuh


1. Mengurangi resiko penyakit jantung

Tingginya kadar zat besi dalam darah akan membuat seseorang menjadi lebih rentan terhadap penyakit jantung. Zat besi yang berlebihan di dalam darah bisa menyebabkan oksidasi kolesterol. Produk oksidasi tersebut akan menumpuk pada dinding arteri dan ini sama dengan memperbesar peluang terkena serangan jantung dan stroke. Saat kita rutin mendonorkan darah maka jumlah zat besi dalam darah bisa lebih stabil. Ini artinya menurunkan risiko penyakit jantung.


2. Mengurangi resiko Hemochromatosis

Manfaat donor darah untuk kesehatan termasuk penurunan risiko hemochromatosis. Hemochromatosis adalah suatu kondisi kesehatan dimana seseorang mengalami kelebihan penyerapan zat besi oleh tubuh. Kondisi seperti ini bisa diwariskan atau,  mungkin juga bisa disebabkan karena alkoholisme, anemia atau gangguan lainnya. Donor darah yang dilakukan secara teratur dapat membantu mengurangi kelebihan zat besi. Namun Pastikan jika pendonor memang memenuhi kriteria kelayakan standard pendonor darah.


3. Membantu mengurangi kolesterol

Kolesterol yang ada di dalam tubuh manusia dua macam yaitu kolesterol baik dan kolesterol jahat. Dengan mendonorkan darah kita dapat membantu menurunkan kadar kolesterol yang ada di dalam tubuh, dan hal itu dapat mengurangi kolesterol jahat yang ada di dalam tubuh.


4. Mengurangi resiko kanker

Donor darah juga dapat membantu menurunkan risiko kanker. Dengan menyumbangkan darah, maka simpanan zat besi didalam tubuh akan dipertahankan pada tingkat yang sehat. Jumlah kadar zat besi dalam tubuh yang seimbang dikaitkan dengan risiko kanker yang lebih rendah.


5. Meningkatkan produksi sel darah merah

Donor darah juga akan membantu tubuh mengurangi jumlah sel darah merah dalam darah. Tak perlu panik dengan berkurangnya sel darah merah, karena sumsum tulang belakang akan segera mengisi ulang sel darah merah yang telah hilang. Hasilnya, sebagai pendonor kita akan mendapatkan pasokan darah baru setiap kali kita mendonorkan darah. Oleh karena itu, donor darah menjadi langkah yang baik untuk menstimulasi pembuatan darah baru.


6. Menurunkan berat badan

Dengan melakukan donor darah, akan membantu menurunkan berat badan karena lemak-lemak yang semula menumpuk di beberapa bagian kulit akan meluruh dan keluar bersama proses keluarnya darah.


7. Jantung dan organ hati sehat

Donor darah juga bermanfaat dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan hati yang disebabkan oleh kelebihan zat besi dalam tubuh. Asupan makanan yang kaya zat besi dapat meningkatkan kadar zat besi dalam tubuh, karena zat besi hanya digunakan terbatas, maka kelebihan zat besi akan diserap dan disimpan didalam hati dan pankreas. Pada akhirnya hal seperti ini dapat meningkatkan risiko sirosis, gagal hati, kerusakan pankreas, dan kelainan jantung seperti irama jantung yang tidak teratur. Donor darah bisa membantu untuk menjaga kadar zat besi seimbang dan dapat mengurangi risiko berbagai penyakit.


8. Mendeteksi penyakit serius

Setiap kali kita ingin mendonorkan darah, prosedur standarnya adalah darah kita akan diperiksa dari berbagai macam penyakit seperti HIV, hepatitis B, hepatitis C, sifilis, dan malaria. Bagi yang menerima donor darah, ini adalah informasi penting untuk mengantisipasi penularan penyakit melalui transfusi darah. Sedangkan untuk kita, ini adalah “rambu peringatan” yang baik agar kita lebih perhatian terhadap kondisi kesehatan kita sendiri.


9. Menjadi lansia yang sehat

Banyak orang tua yang memiliki kesehatan cukup baik dan prima di usianya yang telah lanjut tersebut. Ini sebabkan karena mereka senantiasa menyumbangkan darahnya sejak muda sampai mereka tua.


 


Itulah 9 manfaat donor darah bagi kesehatan tubuh kita. Tentunya sangat banyak juga mainfaat lainnya dari sisi psikologis seperti membahagiakan diri kita, menenangkan pikiran, membantu orang lain, menyelamatkan nyawa, dan lain sebagainya. demikianlah artikel kali ini mengenai 9 Manfaat Donor Darah Bagi Kesehatan Tubuh. Semoga artikel kali ini bisa memberikan manfaat bagi pembaca skealian. Salam…!!



9 Manfaat Donor Darah Bagi Kesehatan Tubuh